10 Khasiat Teh Bunga Sepatu Yang Perlu Diketahui

Bunga sepatu dikenal sebagai tanaman hias yang banyak ditemui di pekarangan. Bunga ini sangat familiar dan berasal dari Afrika Utara dan Asia Tenggara. Tak cuma indah, bunga sepatu juga dimanfaatkan sebagai bahan herbal.

Teh bunga sepatu merupakan salah satu bentuk olahan yang populer. Teh bunga sepatu dibuat dari kelopak kering bunga sepatu, berwarna merah tua. Teh ini memikiki rasa manis dan asam dan dapat dikonsumsi panas atau dingin.

Bunga sepatu telah digunakan sebagai tanaman herbal sejak ratusan tahun lalu. Di negara seperti Afrika, ramuan bunga ini digunakan untuk menurunkan suhu tubuh, mengobati penyakit jantung, dan meredakan sakit tenggorokan. Penelitian juga telah menemukan berbagai manfaat kesehatan yang terkait teh bunga sepatu. Berikut 10 manfaat konsumsi teh bunga sepatu, dirangkum dari berbagai sumber:

Kaya antioksidan

Teh bunga sepatu kaya antioksidan kuat yang mampu mencegah kerusakan akibat radikal bebas. Dalam satu penelitian pada tikus, ekstrak bunga sepatu meningkatkan jumlah enzim antioksidan dan mengurangi efek berbahaya dari radikal bebas hingga 92%. Studi serupa juga menemukan bagwa bagian lain seperti daunm juga memiliki kandungan antioksidan kuat. Namun, penelitian masih diperlukan, terutama efeknya pada manusia.

Turunkan tekanan darah

Teh bunga sepatu dikenal luas khasiatnya untuk menurunkan tekanan darah. Beberapa penelitian telah menemukan bahwa teh bunga sepatu dapat menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik. Ulasan lima studi tahun 2015 menemukan bahwa teh bunga sepatu menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik masing-masing rata-rata 7,58 mmHg dan 3,53 mmHg

Dilansir dari Livestrong, Satu studi yang diterbitkan dalam edisi Juli 2004 "Phytomedicine" menemukan bahwa subyek yang mengonsumsi air dari 10 gram kelopak kering dari Hibiscus sabdariffa selama empat minggu mengalami penurunan tekanan darah.

Turunkan kolesterol

Penelitian yang diterbitkan pada 2011 menunjukkan 90 orang dengan tekanan darah tinggi mengonsumsi teh bunga sepatu dua kali sehari, selama 30 hari mereka memiliki penurunan signifikan kolesterol jahat. Tinjauan 2014 dari sejumlah uji klinis, menunjukkan bahwa mengonsumsi teh atau ekstrak bunga sepatu meningkatkan kolesterol baik dan menurunkan kadar kolesterol jahat dan trigliserida.

Hibiscus, secara umum, mengandung asam polifenol, flavonoid, dan antosianin. Senyawa ini menunjukkan aktivitas antioksidan yang memiliki efek positif pada kadar kolesterol. Studi kualitas yang lebih baik masih diperlukan untuk menyelidiki dampak konsumsi teh bunga sepatu pada kadar kolesterol.

Sehatkan hati

Teh bunga sepatu juga telah diteliti dapat meningkatkan kesehatan hati dan membantu membuatnya bekerja secara efisien. Satu studi pada 19 orang yang kelebihan berat badan menemukan bahwa mengonsumsi ekstrak bunga sepatu selama 12 minggu mengurangi steatosis hati. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui bagaimana teh bunga sepatu mempengaruhi kesehatan hati pada manusia.

Bantu penurunan berat badan

Teh bunga sepatu juga bisa dijadikan pengganti minuman manis berkalori tinggi seperti soda dan jus. Satu studi pada 36 peserta kelebihan berat badan yang mengonsumsi teh bunga sepatu selama 12 minggu menunjukkan ekstrak bunga sepatu mengurangi berat badan, lemak tubuh, indeks massa tubuh dan rasio pinggul-ke-pinggang.

Cegah kanker

Sifat antioksidan yang kuat membuat bunga sepatu dapat mencegah pertumbuhan kanker. Hibiscus kaya akan polifenol, yang merupakan senyawa yang telah terbukti memiliki sifat anti kanker yang kuat. Dalam satu penelitian tabung reaksi, ekstrak bunga sepatu mengganggu pertumbuhan sel dan mengurangi invasi kanker mulut dan sel plasma.

Anti-bakteri

Selain kaya antioksidan dan mencegah kanker, bunga sepatu juga digunakan sebagai anti-bakteri. Bakteri adalah mikroorganisme sel tunggal yang dapat menyebabkan berbagai infeksi, mulai dari bronkitis hingga pneumonia hingga infeksi saluran kemih. Satu studi tabung menemukan bahwa ekstrak bunga sepatu menghambat aktivitas E. coli, sejenis bakteri yang dapat menyebabkan gejala seperti kram, gas, dan diare.

Sehatkan pencernaan

Teh bunga sepatu juga membantu menghidrasi tubuh. Teh ini juga berfungsi sebagai diuretik alami, membantu menghilangkan air dan natrium dari tubuh serta melancarkan buang air kecil dan pergerakan usus.

Kuatkan imun

Teh bunga sepatu juga kaya akan vitamin C yang membantu mendukung sistem kekebalan tubuh. Bunga sepatu juga penuh dengan phytochemical seperti polifenol dan antosianin yang dapat menegah peradangan. Sifat antibakteri dan antivirusnya juga membantu mencegah infeksi yang menyebabkan penyakit.

Kontrol diabetes

Teh bunga sepatu juga bermanfaat bagi orang dengan diabetes tipe 2 untuk mengontrol glukosa darah. Stres oksidatif adalah penyebab utama diabetes mellitus. Teh bunga sepatu dapat membantu mengurangi stres oksidatif dan menunjukkan sifat anti-diabetes.

Menurut penelitian pada hewan, ekstrak bunga sepatu dapat mengurangi glukosa darah. Sementara itu, teh bunga sepatu juga meningkatkan kolesterol baik dan menurunkan kolesterol buruk pada penderita diabetes.

Posting Komentar

0 Komentar